Mungkin kita sudah tidak asing dengan kata obesitas,yup kelebihan berat badan. Hal ini terjadi karena pola hidup seseorang yang tidak sehat. Obesitas di nilai sangat berbahaya karena dapat menimbulkan bermacam-macam penyakit salah satunya adalah jantung dan diabetes. Masih banyak penyakit yang mengancam penderita obesitas,berikut ini saya akan menyampaikan 10 resiko yang mengancam kesehatan :
1. Obesitas dan napas pendek
Hal yang biasanya dialami penderita obesitas adalah sulit bernapas, dan napasnya cenderung pendek. Ini
dikarenakan adanya lemak yang menumpuk di daerah dada dan leher sehingga
membuat orang tersebut mengalami kesulitan dalam mengambil ataupun mengeluarkan
udara untuk bernapas.
2. Obesitas dan masalah kulit
Obesitas memicu permasalahan
pada kulit akibat
beberapa faktor, salah satunya ialah perubahan hormon. Selain itu, timbunan
lemak berlebih akan membuat kulit lebih melebar yang akhirnya menciptakan
garis-garis halus. Di sisi lain, lipatan lemak membuat jamur dan bakteri tumbuh
subur, dan ini bisa memicu infeksi.
3. Obesitas dan nyeri lutut
Orang
dengan obesitas sering
mengalami nyeri
pada persendian dan otot kaki. Nyeri lutut yang tak kunjung sembuh
dalam jangka panjang dapat memperburuk postur tubuh. Semua ini karena faktor
kelebihan berat badan yang bisa menambah beban atau tekanan pada lutut dan
pergelangan kaki.
4. Obesitas dan asam lambung naik
Asam lambung yang naik ke kerongkongan bisa dipicu akibat
kelebihan berat badan. Apabila hal tersebut terjadi, umumnya si penderita akan
merasakan sensasi terbakar, rasa sakit dan tekanan di sekitar dada dan leher.
Penyebabnya karena lemak menekan daerah lambung yang pada akhirnya akan membuat
asam lambung menjadi naik.
5. Obesitas dan depresi
Obesitas juga bisa memicu
depresi si
penderita. Bahkan, walaupun tidak obesitas,
orang yang sering berpikir jika dirinya gendut atau kelebihan berat badan juga
cenderung lebih mudah stres. Hal ini karena perasaan rendah diri dan malu yang
bercampur menjadi satu mendorong orang tersebut menjadi lebih mudah stres dan
depresi.
6. Obesitas dan mendengkur
Penderita obesitas akan meningkatkan risiko apnea tidur atau
gangguan tidur yang identik dengan kondisi mendengkur. Hal ini dikarenakan
jaringan lemak pada tubuh berkontribusi menyebabkan tidur mendengkur.
7. Obesitas dan sakit punggung
Tidak sedikit dari penderita obesitas yang mengeluhkan sakit punggung. Lemak
yang menumpuk akan menambah beban tulang belakang. Apabila berat badan tidak
diturunkan, nyeri punggung berkelanjutan dapat meningkatkan risiko patah tulang
dari dalam.
8. Obesitas dan hipertensi
Salah satu risiko serius yang harus dihadapi penderita obesitas
adalah meningkatnya tekanan darah. Banyak kasus dari penderita obesitas yang
menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi dan akhirnya memicu terjadinyapenyakit
jantung.
9. Obesitas dan datang bulan tidak teratur
Datang bulan tidak teratur bisa diakibatkan karena faktor
ketidakseimbangannya hormon. Sementara itu, ketidakseimbangan hormon umumnya
dipicu oleh kondisi obesitas.
Kelebihan lemak dapat mempengaruhi kinerja hormon yang membuatnya tidak
berfungsi dengan normal.
10. Obesitas dan varises
Varises terjadi saat vena melebar yang diakibatkan karena
melemahnya dinding pembuluh darah. Gumpalan pembuluh darah berwarna ungu atau
biru menjadi pertanda munculnya varises. Selain karena faktor riwayat keluarga,
varises juga bisa diakibatkan karena kelebihan berat badan atau obesitas
Dengan memahami resiko tersebut sebaiknya bagi penderita obesitas mulai sekarang dan seterusnya harus merubah pola hidupnya ,jadi lebih sehat hehe,lebih baik mecegah daripada mengobati,gimana ?hehe
Dengan memahami resiko tersebut sebaiknya bagi penderita obesitas mulai sekarang dan seterusnya harus merubah pola hidupnya ,jadi lebih sehat hehe,lebih baik mecegah daripada mengobati,gimana ?hehe

Tidak ada komentar:
Posting Komentar